Wednesday, 14 August 2013

bagaimana bisa, penyesalan ini tak hadir.
aku menyerah sayang.
bisakah kau akhiri ini dengan indah ??

- maaf -

maaf
 pada
janjiku
yang
tak
bisa
 kutepati..

temui aku

aku masih menunggu yang tak pasti. menunggu kamu di seperempat, setengah, separuh, dan seluruh waktuku. akankah sama kalau itu bukan kamu ? mungkin tidak :)
tak ada cara lain ketika tanganmu menggengam tanganku di waktu itu. tak seindah kecupan hangat pada malam dingin itu. tak ada yang bisa meredam api di kala terik itu datang.
kamu berbeda, aku mengerti. pada senyummu itu aku mengalah atas apapun. aku menyerah atas apa yang aku yakini.

sekali lagi aku sadar, tak ada lagi yang akan dipertahankan diantara kita, aku tak ubahnya seperti ada tetapi tak berfungsi. mengenangmu di sisaku. bertahan pada yang tlah rapuh. menyakitkan/ ketika pada saat rindu itu datang, yang kutemui ialah kamu. entah mengapa aku tak bisa melepasmu. ingin menjagamu di setiap tidurmu, sakitmu, dan harimu.



datanglah padaku. lakukan itu jika akan buatmu tenang :')




untukmu, yang terindah :)

semoga bahagia :')

Pada saatnya semuanya berubah
Ini mengubah bahasa pada kalbuku
Kamu masih sama, menghangatkan tubuh pada dingin malamku
Menindahkan duniaku pada gelapnya malam

Ketika detik ini juga aku merasakan kehilanganmu
Bahkan perlahan menjauh
Inikah yang kamu mau ? aku mengalah.
Tapi tak semestinya secepat ini. Aku tak kuasa.

Semoga berbahagia, semoga tak menyesal.
Aku akan siap melakukan apapun. Menemanimu saat terendahmu.


Thursday, 1 August 2013

aku tak yakin pada hati ini.
mengobarkan rasa sesal pada hati yang gagal
ah, mungkin sudah jalannya.

berkaca pada masa lalu, berkaca pada diri
apakah pantas ?

ingat ?

hai awan, masihkah ingat?
padasenja itu sebuah mata menatap indah
dibalik kameranya

hai angin, apa kau merasa?
pada hembusanmu malam itu, aku merangkulnya hangat
sehangat kopi pada malam itu

hai matahari, apakah kau lihat
panasmu merangkul kita, berdua menuju kota itu


adakah kau mengingatnya ?
:)



ini kisahku, tersimpan rapi pada hati yang merasa gagal
kita tak pernah tahu kapan akan keluar semburan dari dalam gunung itu
pada saatnya, terimalah.

mengganti pada hari sebelumnya, aku berjalan
memperbanyak langkah dan harapan di setiap hari
adakah kau menunggu ?
semoga

berlarilah kawan, gapai impianmu
menangislah pada hujan di waktu itu
tanpa sadar, ku menghilang

-end-

hai, ini berakhir kan ?
seperti pada hari selanjutnya aku akan bertahan
hai, ini berakhir kan ?
tak berakhir pula pertemanan kita

pada akhirnya akulah pecundang. penikmat rasa hambar disetiap hariku
sudah saatnya pergi dari kegagalan.
aku akan menajdi penikmat pelangi senja tuhan yang agung


terimakasih pada beberapa bulan itu. mengesankan dan menyenangkan
:)