Wednesday, 29 January 2014

menunggu

pada hakikatnya menunggu adalah hal yang mnyebalkan,
tapi tidak padaku, menunggunya pulang padaku lagi adalah hal yang mendebarkan.
menunggu waktu yang tak tahu kapan akan berganti .. memberi bom waktu dalam hidup
entah bom berisi bunga atau racun

ya, hidup memang tak bisa ditebak.
sedalam dan setutup juga dalamnya hati dan fikiranmu.


kamu masih tetap ku tunggu :)

untukmu, kapten

pagi ini nampak goresan senyum pada percakapan kita.
menyambung rasa dan asa pada masa itu.
kau berubah kapten. kapalmu tak lagi laju. menuntun angan dalam laut yang diam

kau lebih banyak mengkuti arus rupanya.
tapi kapten, apakah kau sadar dermaga yang telah lama menantimu masih akan terus menantimu.
aku masih disini kapten. masih
menunggumu dengan ikhlas
mengepalkan tangan dalam lantunan doa untuk tuhan yang sama.

menangis karna saat ini kau akan berlabuh ke dermaga lain. iya, akan
tapi entah kapan aku bisa membuatmu kembali lagi. 
entah.

sekejap melihat sosokmu di balik kamera
matamu yang tajam.
ah, kapten
aku menunggumu di dermaga ini.. akan kuperbaiki dermagaku. untukmu :)

Wednesday, 22 January 2014

tuhan itu adil kapten,
aku sadar seberapa sering aku menjauh, ada hal yang buatku ingin berdoa untukmu
tuhan itu asik kapten
cobalah berdoa pada sepertiga malam ini, temukan jawabannya
tuhan itu keren kapten
ketika sendiri, lihatlah ibumu. nikmat surga mana yang kamu dustakan

Sunday, 19 January 2014

aku masih......

aku masih menyimpan rahasia ini.
rahasia tentang bagaimana deburan ombak menyatukan kita siang itu?
ah, pada senyum simpul bahagia dibalik panasnya terik itu aku berdoa agar kamu tetap pada jalurku untuk memilihku lagi.

aku masih menyimpan senyum palsuku
senyum palsu bahagia saat kau bersama yang lain
bercengkrama indah tentang hari-hari kalian saat ini.

aku masih menangis
ketika sang senja telah melupkan embunpagi
melupakan semua yang tejadi dan terbentuk pada kenangan indah.

ah, kamu
temani aku

Friday, 17 January 2014

embun itu pergi.. entah kemana
menyusuri waktu yang akan ada habisnya. terus berada pada jalan yang tak tentu
setelah semuanya pergi, setelah daunpun bukan jadi tempat terindah untuk bersembunyi, ia masih akan tetap menyusurinya.

embun ini mencarimu, mencari celah sang pelangi pada senja malam malamnya.
menerobos masuk kembali.
sayangnya senja tak inginkan itu.

parah, semuanya pergi pada malam itu.

Thursday, 16 January 2014

tuhan maha asik :)

halo kapten?
apakabar mu ?

malam ini sang malam menyatukan kita pada nyawa nyawa teman terbaik. berkumpul pada titik kebangkitan.
kamu tau, malam ini pancaran sinar intu tak bisa membuatku cukup kuat untuk memandangi matamu.
aku tak cukup berani memeluk erat tatapan yang beberapa bulan lau selalu ada untuk menjagaku.
kamu terlalu egois malam ini.
menelanjangi fikiranku, membuatnya ingin ada denganmu lagi.

ah percuma.. kamu tak aka kembali
kamu pergi kapten.

***

entah mengapa, tuhan terlalu egois.
selalu mempertemukan kita dalam hati yang tak tentu

merubah pandangan semuanya.
ah, tuhan memang maha asik kok :)

Friday, 10 January 2014

pagi ini, guratan awan masih menghapiri sang matahari. menemani sudut terindahku menikmatinya.
ah, membuang masalah dengan tak terbaca. melepaskan penat dengan sedikit asa.
sesal. membunuh pagiku dengan senyum mengambang terpaksa. kau merenggutnya

kalian. secara tak sadar memberhentikan otakku. mematikan perasaan. mempermainkan hati dibalik senyum palsu.
menyembunyikan dusi dalam bunga yang kau bawa.
mati. aku lelah.
berkeluh pada bintang, awan dan senja tiap harinya.
kamu ..

Thursday, 9 January 2014

pada kisah ini aku bercerita,
menyusun pertahanan demi hati yang rapuh. membentuk bangunan kokoh tanpa raja.
kosong, seluruh sudut ini terisi angin bak hutan tanpa suara.
lantas, kamu datang dengan sejuta pesona. menghampiri kerajaan sepi tak bertuan.

hai pangeran, kau kah itu ?
baiklah. aku mengerti siapa yang diam diam membuntutimu, mengamatimu dari jauh.
itu permaisurimu, tuan ?


ah, kau tetap masuk. menjamahku lebih dalam.
bersenang senanglah tuan. bermainlah bersamaku. tutuplah pintu disana dan kita akan menuju titik paling tinggi.

tapi, aku tahu. permasurimu menunggu disana. kau tak akan bisa pulang tanpanya.
kamu berlelah dengannya. berkasih dengannya.

tinggalkan saya tuan.. buanglah aku pada titik terlemahku
menujunya, berlarilah dengannya. engkau ditunggunya :')

kamu~pergi

Hai.. jauhkah aku ?
Masihkah hidup di jiwamu?menampar sendu  raga yang kosong. perlahan pasti kau menghilang
Tidak, aku tak menghilang. Hanya memeberimu waktu untuk bernafas tanpaku
Mungkin kau lelah berjalan beriringan dengaku.. apa mngkin sudah merasa cukup

*Ya, aku telah cukup mencintaimu. Lelah
Tak kau hiraukan aku menapaki hatimu. Membiarkan lubang luka manganga karenamu
Sudah cukup kuobati lukamu, tapi kamu tetap membiarkannya
Kini aku pergi. Mencari rasaku sendiri. Mengobati


Kau kemana?kau biarkan aku sendiri. Lantas kau pergi……….