bagaimana angin mengantarkanku pada kamu di ujung siang tadi.
bergulat dengan waktu dan hari
ah, kelingkingku mengikat janji tentang kita kapten..
tangisku saat itu pecah saat lonceng berbunyi menandakan rasa ini goyah
asaku semakin menipis dalam balutan rindu penuh luka yang kubuat sendiri
memburu pagi .. memburu kata pada kalimatmu, untukku
sayang, bukan.
ah, jahat.
lukai, permainanmu melukai hati yang seutuhnya ada untukmu
seutuhnya kuberi
berlayarlah. berlayar dengan dia yang indah di tepi sana.
berbahagialah pada waktu dan tempat itu.
sejujurnya ialah yang kau cari.
tinggalkan, buanglah aku pada peti kematian,
karna aku hanyalah sepenggal masalalu pada perjalanan hidupmu
bersenang, senanglah :)
grahabumi, lt5.
17.26
14/2/2014
No comments:
Post a Comment